Mitos Danau Beko Margasari atau Danau Gunung Karang Margasari Di Wilayah Karangasem Margasari , Kedawung

ADSENSE HERE

Danau Beko Margasari
- Di sekitar Kabupaten Tegal, Ada yang heboh pada saat sekarang ini yaitu adanya danau baru yang muncul di wilayah kecamatan margasari. Tepatnya di desa Karangdawa. Danau tersebut terletak diperbukitan kapur, yaitu danau yang berawal dari bekas galian pertambangan kapur.  Danau tersebut terkenal dengan sebutan “Danau Beko Margasari” sedangkan warga sekitar menyebutnya “ DANAU GUNUNG KARANG”.




Ada yang unik dengan asal mula penyebutan danau beko margasari.  Istilah tersebut muncul karena di sekitar danau tersebut ada beberapa mobil beko atau mobil keruk yang sedang beraktivitas di lokasi tersebut. Dan tentu saja itu adalah lokasi pertambangan kapur, sehingga adanya mobil tersebut mempermudah dalam kegiatan pertambangan.

Kalau di lihat sebenarnya munculnya danau tersebut adalah hal yang wajar karena itu lokasi galian. Namun kenapa hal tersebut membuat  masyarakat menjadi heboh, dan bahkan danau beko margasari tersebut menjadi trending topic di kabupaten tegal? Hal tersebut adalah karena ada mitos atau desas desus yang mengiringi kepopulerannya.
Berdasarkan informasi dari warga sekitar, hebohnya “kemunculan” danau tersebut adalah berawal dari suatu  kejadian  musibah yang di alami oleh salah seorang penambang kapur. Ketika penambang tersebut sedang membuat lubang untuk menanamkan bahan peledak, tiba-tiba tempat yang dia pijak amblas dan longsor ke bawah ke dalam air sedalam sekitar delapan meter. Kejadian tersebut kemudian membuat heboh warga, dan warga pun mulai banyak yang berdatangan karena berkembangnya kabar dan desas-desus  bahwa di gunung karang MUNCUL DANAU, ada lagi yang menyebutnya ada SUNGAI BAWAH TANAH, ada lagi yang menyebutnya ada SEGARA BAWAH TANAH di gunung karang tersebut.
Masyarakat sekitar pun kemudian semakin banyak berdatangan dan tambah populerlah danau tersebut. Sehingga warga masyarakat sekitar tersebut menyebutnya “DANAU GUNUNG KARANG”.











Informasi adanya danau tersebut kemudian meluas melalui jejaring sosial dan internet. Orang yang mempopulerkannya pun bukan lagi sekedar warga desa setempat tapi juga pengunjung luar desa.  Para pengunjung tersebut menyebut danau gunung karang ersebut dengan istilah danau beko margasari. Istilah “Danau Beko Margasari” tersebut kemudian di tulis di sebuah blog yang mengulas tentang berbagai objek wisata di sekitar kabupaten tegal. Istilah danau beko tersebut kemudian menjadi popular bagi warga yang mencari informasi melalui media internet sehingga makin meluaslah istilah “Danau Beko Margasari ” yang oleh warga sekitar menyebutnya Danau Gunung Karang.


Mitos lain yang berkembang dari warga setempat adalah bahwa di sekitar wilayah tersebut ada sumur gaib yang di sebut“SUMUR TANTU” . mitos tersebut muncul karena orang-orang tua pada jaman dahulu, melarang anak-anaknya menggembala kambing/bebak di sekitar daerah tersebut, karena konon sering ada orang yang kehilangan hewan gembalaannya di daerah tersebut, dan beberapa hari kemudian “konon” hewan gembalaan tersebut ditemukan sudah mengapung di sungai di daerah kecamatan songgom. Padahal di daerah gunung karang tersebut sama sekali tidak ada sungai ataupun sumur yang terhubung ke sungai tersebut.
Ketika di tanyakan kepada warga yang pernah bercocok tanam di daerah “Danau Gunung Karang” tersebut, bahwa dahulu memang di wilayah tersebut ada sebuah gua yang memiliki mata air jang jernih.  Gua tersebut biasa di pakai oleh para penambang untuk berteduh dri terik matahari. Namun kemudian gua tersebut runtuh karena getaran-getaran yang di akibatkan oleh aktifitas penambangan kapur yang menggunakan bahan peledak. Sehingga mata air tersebut kemudian tertutup. Dan sekarang mungkin mata air tersebut terbuka kembali dan menjadi salah satu sumber air dari danau, di samping dari air hujan.

Bagaimana jalur menuju ke danau beko atau danau gunung karang di desa Karangasem , Karangdawa kecamatan margasari Kabupaten Tegal?

Lokasinya adalah terletak sekitar 40 Km dari kota tegal menuju arah purwokerto. Dari perempatan pasar margasari kemudian belok kanan ke arah utara menuju kearah desa karang dawa. Setelah sekitar 4 km (700 M setelah bailai desa karangdawa) ada jalan menuju ke lokasi danau yang dekat dengan hutan. Belok ke arah kanan dan ikuti jalan sekitar 500 M. disitulah lokasi danau yang menggemparkan warga sekitar tersebut. Di sana anda bisa berfoto-foto ria, berselfie, melihat keindahan danau yang dikeliling tebing kapur yang cukup tinggi ,dan menonton banyak warga sekitar yang berenang. Tapi hati-hati sebab airnya cukup dalam, sekitar 6-8 meter. Jadi jika anda tidak bisa berenang. Jangan coba-coba untuk berenang di sana.


[4d4 R4h451a d1 b4l1k 94mb4r d1 b4w4h 1n1 ]

ADSENSE HERE